=== SELAMAT DATANG DI www.freelifeadventure.blogspot.com SEMOGA ARTIKEL KAMI MENARIK UNTUK ANDA ===

Rabu, 22 Mei 2013

SISI GELAP YOUTUBE


poltergeist experience

Ghost Caught on Tape ~ Riding School

zombies

http://youtube.com/watch?v=8iPIXq_jGMQ - hell sounds from siberia
http://youtube.com/watch?v=tWdgAMYjYSs - WTTW Pirating Incident
On a late-November evening in 1987, two Chicago television stations were victims of a broadcast signal takeover. 

After an earlier hijack attempt on WGN-9 during the 9:00 News , a broadcast on WTTW-11 of the Doctor Who episode "Horror of Fang Rock" was interrupted by a man wearing a Max Headroom mask. The crazed person uttered mostly gibberish and bashed the Chicago Tribune and its subsidiaries, before he dropped his pants and was spanked by what appears to be a child. 90-seconds later, the program returned to normal. To this day, he remains at large.

This is a subtitled version of the original footage added as a courtesy due to the low audio quality of the recording. This is a rather old version, eventually I will add new annotations in response to how some of the audio was interpreted.

siap siap
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

INDONESIA NEGARA TERKAYA DIDUNIA (Mungkin HOAX Atau Tidak)


Ada sebuah perjanjian maha penting yang dibuat Presiden I RI Ir Soekarno dan Presiden ke 35 AS John Fitzgerald Kennedy. Konon penembakan John F Kennedy pada November 1963 yang membuatnya tewas secara tragis lantaran menandatangani perjanjian tersebut.
Konon pula penggulingan Ir Soekarno dari kursi kepresidenan wajib dilakukan jaringan intelijen AS disponsori komplotan Jahudi (Zionis Internasional) yang tidak mau AS bangkrut dan hancur karena mesti mematuhi perjanjian tersebut juga tidak rela melihat RI justru menjadi kuat secara ekonomi di samping modal sumber daya alamnya yang semakin menunjang kekuatan ekonomi RI. selain itu ada beberapa tujuan lain yang harus dilaksanakan sesuai agenda Zionis Internasional.
Perjanjian The Green Hilton Memorial Agreement Geneva dibuat dan ditandatangani pada 21 November 1963 di hotel Hilton Geneva oleh Presiden AS John F Kennedy (beberapa hari sebelum dia terbunuh) dan Presiden RI Ir Soekarno dengan saksi tokoh negara Swiss William Vouker. Perjanjian ini menyusul MoU diantara RI dan AS tiga tahun sebelumnya.
Salah satu klausul dalam perjanjian The Green Hilton Agreement tersebut adalah membagi separoh-separoh (50% & 50%) antara RI dan AS-Sekutu dengan ’bonus belakangan’. Sebagai upah satelit Palapa dibagi gratis oleh AS kepada RI. Artinya, 50% (57.150 ton emas murni) dijadikan kolateral untuk membangun ekonomi AS dan beberapa negara eropa yang baru luluh lantak dihajar Nazi Jerman, sedang 50 persen lagi dijadikan sebagai kolateral yang membolehkan bagi siapapun dan negara manapun untuk menggunakan harta tersebut dengan sistem sewa (leasing) selama 41 tahun (sampai 21 November 2006). Dengan biaya sewa per tahun sebesar 2,5% yang harus dibayarkan kepada RI melalui Ir.Soekarno. (2,5% berdasarkan zakat islam, atas praksara Ir. Soekarno).
Biaya pembayaran sewa kolateral yang 2,5% ini dibayarkan pada sebuah account khusus atas nama The Heritage Foundation (The HEF) yang pencairannya hanya boleh dilakukan oleh Bung Karno sendiri atas restu Sri Paus Vatikan. Sedang pelaksanaan operasionalnya dilakukan Pemerintahan Swiss melalui United Bank of Switzerland (UBS). Kesepakatan ini berlaku dalam dua tahun ke depan sejak ditandatanganinya perjanjian tersebut, yakni pada 21 November 1965.
Karena desakan hebat akan perjanjian ini, Zionis Internasional (Jahudi) melakukan beberapa upaya dan tindakan pembunuhan terhadap kedua tokoh ini.
Target sasaran pertama, ’menyelesaikan’ pihak I selaku pembayar, yakni membuat konspirasi super canggih dengan ending menembak mati Presiden AS JF Kennedy itu dan berhasil. (Sudah mati satu orang penandatangan perjanjian).
Masih seorang lagi sebagai target ke II, yakni Ir Soekarno. Kaki tangan kelompok Zionis ini yang sejak awal menentang kesepakatan perjanjian itu meloby dan menghasut CIA dan Deplu AS untuk menginfiltrasi TNI-AD yang akhirnya berpuncak pada peristiwa G30S disusul ’penahanan’ Soekarno’ oleh rezim Soeharto. Uniknya lagi, Soekarno tidak pernah sempat memberikan mandat pencairan fee penggunaan kolateral AS itu kepada siapa pun juga. (MANTAPP)
Dan yang paling menarik dari perjanjian ini adalah, berikut pernyataannya:”Considering this statement, which was written andsigned in Novemver, 21th 1963 while the new certificate was valid in 1965 all the ownership, then the following total volumes were justobtained.”
Perjanjian hitam di atas putih itu berkepala surat lambing Garuda bertinta emas di bagian atasnya dan berstempel ’The President of The United State of America’ dan ’Switzerland of Suisse’.
Berbagai otoritas moneter maupun kaum Monetarist, menilai perjanjian itu sebagai fondasi kolateral ekonomi perbankan dunia hingga kini. Ada pula pandangan khusus para ekonom, AS dapat menjadi negara kaya karena DIJAMIN hartanya ’rakyat Indonesia’, yakni 57.150 ton emas murni milik para raja di Nusantara ini. Pandangan ini melahirkan opini kalau negara AS memang BERUTANG banyak pada Indonesia, karena harta itu bukan punya pemerintah AS dan bukan punya negara Indonesia, melainkan harta raja-rajanya bangsa Indonesia.
Bagi bangsa AS sendiri, perjanjian The Green Hilton Agreement merupakan perjanjian paling tolol yang dilakukan pemerintah AS. Karena dalam perjanjian itu AS mengakui asset emas bangsa Indonesia. Sejarah ini berawal ketika 350 tahun Belanda menguasai Jawa dan sebagian besar Indonesia. Ketika itu para raja dan kalangan bangsawan, khususnya yang pro atau ’tunduk’ kepada Belanda lebih suka menyimpan harta kekayaannya dalam bentuk batangan emas di bank sentral milik kerajaan Belanda di Hindia Belanda, The Javache Bank (cikal bakal Bank Indonesia).
Pertanyaan buat anda,Jika biaya sewa 2.5% per tahun ditetapkan dari total jumlah batangan emasnya 57.150 ton. Maka, jika menghitung sampai 21 November 2011 (kemarin adalah??
57.150 x (46 x 2,5%) :? ITULAH HUTANG AS TERHADAP RI !

Rabu, 15 Mei 2013

Program Penggajian (Visual Basic)








Scrip Program :

Public Class Form1
    Sub buattabel()
        lv.Columns.Add("Nik", 80, HorizontalAlignment.Center)
        lv.Columns.Add("Nama", 119, HorizontalAlignment.Left)
        lv.Columns.Add("jabatan", 80, HorizontalAlignment.Left)
        lv.Columns.Add("gaji", 80, HorizontalAlignment.Left)
        lv.Columns.Add("status", 80, HorizontalAlignment.Left)
        lv.Columns.Add("tunjangan", 80, HorizontalAlignment.Left)
        lv.Columns.Add("pajak", 80, HorizontalAlignment.Left)
        lv.Columns.Add("total", 80, HorizontalAlignment.Left)
        lv.View = View.Details
        lv.GridLines = True
        lv.FullRowSelect = True

    End Sub

    Sub isitabel()
        Dim lst As New ListViewItem
        lst.Text = nik.Text
        lst.SubItems.Add(nama.Text)
        lst.SubItems.Add(jabatan.Text)
        lst.SubItems.Add(gaji.Text)
        lst.SubItems.Add(status.Text)
        lst.SubItems.Add(tunjangan.Text)
        lst.SubItems.Add(pajak.Text)
        lst.SubItems.Add(total.Text)
        lv.Items.Add(lst)
    End Sub

    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        nik.Items.Add("001")
        nik.Items.Add("002")
        nik.Items.Add("003")
        jabatan.Items.Add("mandor")
        jabatan.Items.Add("kepala bagian")
        jabatan.Items.Add("staf")
        status.Items.Add("menikah")
        status.Items.Add("tidak menikah")
    End Sub

    Private Sub jabatan_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles jabatan.SelectedIndexChanged
        Select Case jabatan.Text
            Case "mandor" : gaji.Text = 1750000
            Case "kepala bagian" : gaji.Text = 2500000
            Case "staf" : gaji.Text = 1250000

        End Select
        pajak.Text = 0.15 * gaji.Text
    End Sub

    Private Sub nik_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles nik.SelectedIndexChanged
        Select Case nik.Text
            Case "001" : nama.Text = "Johanes"
            Case "002" : nama.Text = "Sitorus"
            Case "003" : nama.Text = "Hatchim"
        End Select
    End Sub

    Private Sub status_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles status.SelectedIndexChanged
        Select Case status.Text
            Case "menikah" : tunjangan.Text = 0.15 * gaji.Text
            Case "tidak menikah" : tunjangan.Text = 0
        End Select
    End Sub

    Private Sub Btnproses_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnproses.Click
        total.Text = Val(gaji.Text) + Val(tunjangan.Text) - Val(pajak.Text)
    End Sub

    Private Sub Btnkeluar_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnkeluar.Click
        End
    End Sub

    Private Sub Btnsimpan_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnsimpan.Click
        buattabel()
        isitabel()
        nik.Text = ""
        nama.Text = ""
        jabatan.Text = ""
        gaji.Text = ""
        status.Text = ""
        tunjangan.Text = ""
        pajak.Text = ""
        total.Text = ""

    End Sub

    Private Sub Btnhapus1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnhapus1.Click
        lv.Items.Remove(lv.SelectedItems(0))
    End Sub

    Private Sub Btnhapus_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Btnhapus.Click
        lv.Items.Clear()
    End Sub
End Class

http://mesran.blogspot.com/2013/05/tugas-ti-p1101.html