=== SELAMAT DATANG DI www.freelifeadventure.blogspot.com SEMOGA ARTIKEL KAMI MENARIK UNTUK ANDA ===

Minggu, 01 September 2013

33 Spesies Baru Semut Ditemukan, Semua bagai Monster!

Sebanyak 33 spesies baru semut ditemukan dalam ekspedisi penelitian di Amerika Tengah dan Karibia.

Semut-semut itu ditemukan hampir buta dan hidup di dedaunan yang jatuh di permukaan tanah serta kayu yang membusuk. Ukuran semut-semut itu tergolong kecil, tak sampai 2 milimeter.

Jack Longino, pakar serangga dari University of Utah yang terlibat penelitian, mengatakan, sebanyak sepertiga dari total spesies yang ditemukan dinamai dengan nama dewa-dewa bangsa Maya.

"Spesies baru semut itu mayoritas ditemukan di bagian hutan kecil yang tersisa di tengah lansekap perkebunan, menggarisbawahi pentingnya langkah konservasi hutan di Amerika Tengah," kata Longino.

Semut, walaupun berukuran kecil, memiliki peran penting bagi lingkungan, mulai membantu pertukaran udara dalam tanah hingga menyerbuki bunga.

Longino menguraikan, saat mengamati semut-semut itu dengan mikroskop, dia dan rekannya merasa sedang bermimpi buruk.

"Wajahnya seperti bertopeng besar, matanya mereduksi menjadi sangat kecil hingga tampak seperti titik di pinggir dan rahang sengitnya tegas dengan gigi tajam. Mereka tampak seperti monster kecil di 'Alien'," kata Longino seperti dikutip Livescience, Kamis (1/8/2013).

Salah satu spesies yang ditemukan dinamai berdasarkan nama sosok setan mirip buaya dalam mitologi Maya, Eurhopalothrix zipacna. Jenis ini ditemukan di Guatemala hingga Honduras.

Sementara itu, satu spesies lainnya dinamai Eurhopalothrix xibalba, berdasarkan nama neraka dalam budaya Maya. Spesies ini ditemukan di Honduras hingga Costa Rica.

Ilmuwan sejauh ini telah mendeskripsikan 15.000 spesies semut. Diperkirakan, spesies semut yang ada di dunia mencapai 100.000 jenis. Longino sendiri telah mendeksripsikan 131 jenis.

Temuan semut itu dipublikasikan di jurnal Zootaxa. Temuan ini hadir setelah ilmuwan mempelajari genus Eurhopalothrix yang cirinya adalah memiliki struktur rambut serupa gada.

Longino juga mempelajari semut dari genus Octostruma yang memiliki antena dengan delapan segmen. Hasil studi semut golongan tersebut akan dipublikasikan segera. 

Bangku Setan di Missouri, AS

Missouri di AS punya objek wisata mistis yang tidak bisa sembarang disentuh. Sebuah bangku di Kirksville, Missouri memiliki cerita mistis yang konon berbahaya. Inilah kisah Bangku Setan.

Sekilas, bangku ini terlihat sangat normal. Berdiri di daerah kuburan Highland Park di Kirksville, Missouri, bangku ini ternyata lebih dari sekadar benda. Dari situs Haunted America Tours, Jumat (16/8/2013) bangku tersebut merupakan karya dari seorang pemotong marmer, John C. Baird.

Konon, siapapun yang duduk di bangku tersebut akan terkena musibah, khususnya saat malam Halloween. Sebuah tangan akan muncul dari kuburan dan membawa siapapun yang duduk di bangku itu ke neraka.

Cerita yang paling sering beredar, ada iblis yang menampakkan diri bagi orang yang berani datang melihat kursi tersebut pada malam hari. Iblis tersebut dikabarkan ada saat malam perayaan Walpurgis pada 1 Mei, hingga malam Halloween. Makhluk ini juga akan muncul hanya ketika ada seseorang yang jiwanya disukai oleh Sang Iblis.

Bangku tersebut telah sering diinvestigasi oleh kelompok paranormal di area tersebut. Banyak yang telah mencoba mendudukinya. Karena legenda mengatakan, apabila seorang cenayang sejati mendudukinya, maka ia akan kehilangan kemampuannya seketika saat itu.

Cerita lain yang beredar beberapa bulan terakhir menyebutkan, beberapa cenayang terkenal duduk di bangku tersebut. Kemudian mereka berada di rumah sakit jiwa dan tidak dapat bicara. Mereka seakan dibuat kesurupan ketika menduduki bangku tersebut dan tidak pernah sembuh.

Anda boleh saja percaya atau tidak percaya pada kisah Bangku Setan di Missouri. Tapi, apakah Anda tertarik untuk mencoba mendudukinya? Semua itu kembali pada pilihan Anda.

Aktivitas "UFO" di Area 51 Terungkap??

Teka-teki salah satu tempat paling misterius di dunia, Area 51, terungkap. Fasilitas rahasia milik militer Amerika Serikat di Gurun Nevada itu sebelumnya dihubungkan dengan riset UFO oleh militer AS.

Sebagaimana dilansir NBCnews, 18 Agustus 2013, Area 51 hanyalah fasilitas untuk menguji pesawat mata-mata milik AS, U-2, maupun pesawat rahasia lainnya.

Kepastian itu terungkap dalam dokumen yang bertitel "The Central Intelligence Agency and Overhead Reconnaissance: the U-2 and Oxcart Programs" milik agen intelijen AS, CIA.

Dokumen itu sebenarnya sudah dirilis pada Juni silam untuk memenuhi permintaan kebebasan informasi yang diajukan National Security Archive, Universitas George Washington pada 2005. "Ini resmi menandai penuntasan kerahasiaan tentang fakta Area 51," jelas Jeffrey Richelson, peneliti National Security Archive.

Dokumen itu juga menggambarkan bagaimana pejabat militer Amerika Serikat terlibat dalam mencari lokasi yang cocok untuk ujicoba rahasia perencanaan proyek pesawat terbang mata-mata di Gurun Nevada pada April 1955 silam.

Akhirnya, para pejabat militer itu memilih landasan udara dekat danau Groom Lake atau dekat timur laut Nevada Proving Ground, sebuah fasilitas milik Energy Commissions (AEC).

Penulis sejarah CIA, Gregory Pedlow dan Donald Welzenbach mengatakan, situs yang dijuluki Paradise Ranch atau surga peternakan itu pertama kali mengujicoba pesawat U-2 pada 4 Agustus 1955. Kemudian selama bertahun-tahun juga digunakan untuk pelatihan pilot U-2.

Fasilitas Groom Lake telah digunakan untuk pengembangan penerus pesawat mata-mata. Termasuk Lockheed A-12 Oxcart dan D-21 Tagboard, juga pesawat serang darat siluman satu-satunya di dunia milik angkatan udara AS, F-117.

Karena sifat kerahasiaan yang tinggi dan fasilitas yang dijaga ketat, baik dari darat maupun udara, memunculkan spekulasi bahwa pada fasilitas itu terdapat penampakan objek terbang misterius atau UFO selama beberapa dekade.

Klaim penampakan UFO yang dilaporkan itu didukung kondisi pencahayaan pada sore hari di udara. Pasalnya, saat matahari akan tenggelam, pesawat pada ketinggian 20 ribu kaki akan tampak gelap, sementara pesawat U-2 masih bisa menangkap kilatan cahaya matahari meski berada pada ketinggian 60 ribu kaki.

Dua penulis itu juga menambahkan pesawat U-2 dan Oxcart berkontribusi lebih dari setengah laporan UFO sepanjang 1950-an dan sebagian laporan pada 1960-an, meski klaim ini dibantah penyidik UFO, Stanton Friedman.