=== SELAMAT DATANG DI www.freelifeadventure.blogspot.com SEMOGA ARTIKEL KAMI MENARIK UNTUK ANDA ===

Sabtu, 08 Maret 2014

Defenisi Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems)

Decision Support Systems. (Sistem Pendukung Keputusan)
Ada banyak definisi tentang DSS antara lain.
· Little,J.D.C (dalam “Models and Managers:The Concept of a Decision Calculus”,1970) : DSS sebagai “sekumpulan prosedur berbasis model untuk data pemrosesan dan penilaian guna membantu para manager mengambil keputusan”. Untuk sukses sistem tersebut haruslah
o Sederhana
o Cepat
o Mudah dikontrol
o Adaptif
o Lengkap dengan isu-isu penting
o Mudah berkomunikasi
· Alter,S.L. (dalam Decision support systems: Current Practices and Continuing Challenges, 1980) : mendefinsikan DSS dengan membandingkannya dengan sistem EDP (Electronic Data Processing) tradisional pada lima dimensi sbb:
Tabel DSS versus EDP
Dimensi
DSS
EDP
Penggunaan
Aktif
Pasif
Pengguna
Lini manajemen staf
Klerikal
Tujuan
Keefektifan
Efisiensi mekanis
Horison waktu
Masa sekarang dan akan datang
Masa lalu
Tujuan
Fleksibilitas
Konsistensi
 · Bonczek, R.H, C.W. Holsapple dan A.B. Whinston, dalam “The Evolving Roles of Models un Decision Support Systems” , 1980) mendefinsikan “DSS sebagai sistem berbasis computer yang terdiri dari tiga komponen yang saling berinteraksi : sistem bahasa (mekanisme untuk memberikan komunikasi antara pengguna dan komponen DSS lain), sistem pengetahuan (repository pengetahuan domain masalah yang ada pada DSS entah sebagai data atau sebagai prosedur), dan sistem pemrosesan masalah (hubungan antara dua komponen lainnya, terdiri dari satu atau lebih kapabilitas manipulasi masalah umum yang diperlukan untuk pengambilan keputusan).
· Keen, P.G.W. (dalam Adaptive Design for Decision Support Systems”, 1980) mendefinisikan “DSS sebagai suatu produk dari proses pengembangan dimana pengguna DSS, pembangun DSS, dan DSS itu sendiri mampu mempengaruhi satu dengan yang lainnya, dan menghasilkan evolusi sistem dan pola-pola penggunaan”.
· Sistem interaktif berbasis computer, yang membantu pembuat keputusan dengan menggunakan data dan model untuk menyelesaikan masalah yang tidak terstruktur.
Terlihat bahwa definisi-definisi tersebut diperbandingkan dan dikontraskan dengan memeriksa berbagai konsep yang digunakan untuk mendefinisikan DSS (tabel konsep yang mendasari Definisi DSS).
Tabel : Konsep yang Mendasari Definisi DSS
Sumber
DSS yang Didefinisikan
Gorry dan Scott-Morton (1977)
Tipe masalah, fungsi sistem (dukungan)
Little (1970)
Fungsi sistem, karakteristik antarmuka
Alter (1980)
Pola penggunaan, tujuan sistem
Moore dan chang (1980)
Pola penggunaan, kapabilitas sistem
Bonczek, dkk.,(1989)
Komponen-komponen sistem
Keen (1980)
Proses pengembangan

Kamis, 13 Februari 2014

Informasi Umum Mengenai Surat Tilang

Berhubung lagi musim-musim tilang nih, sama polisi-polisi yang kurang makan, saya akan share macam-macam surat tilang yang bisa kita pilih pada saat kita kena tilang sama oknum polisi.

Di Indonesia, terdapat lima warna slip tilang yang berlaku, yaitu merah, biru, hijau, kuning, dan putih. Fungsinya pun berbeda-beda, yaitu:
MerahDiberikan kepada pelanggar/terdakwa yang ingin menghadiri sidang
BiruDiberikan kepada pelanggar/terdakwa yang menitipkan di bank yang ditunjuk
HijauDiberikan kepada pengadilan
KuningDiberikan kepada anggota kepolisian
PutihDiberikan kepada kejaksaan
Jika kita melanggar peraturan lalu lintas dan ditilang oleh pihak kepolisian, ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu:
  1. Mengakui kesalahan, kita akan diberi slip biru dan diwajibkan membayar denda maksimal.
  2. Mengikuti sidang, kita akan diberi slip merah.
Di sarankan memilih yang Nomor 2, kalau polisi memberikan kita slip merah jangan di terima, minta saja slip biru.
Kalau polisinya gak mau, ngotot aja mintanya, kalau gak di kasi juga, jangan mau di tilang pakai slip merah.
Jika kita minta slip biru, kita hanya di suruh transfer sejumlah uang ke nomor rekening tertentu (Sepertinya nomor rekening BUMN). Semua denda akan masuk ke kas negara. Pungutan liar diluar ketentuan berlaku tidak diperkenankan. Pembayaran denda dapat dilakukan melalui Bank BRI. Setelah pembayaran selesai, kita bisa mendapatkan kembali SIM/STNK yang disita karena pelanggaran. 
"Mending Uang saya masuk ke kas negara, dari pada ketangan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab"
lagian "Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu!" :D
#JoeHanz

Kamis, 23 Januari 2014

Peradaban Atlantis (Misteri Abadi)

Mitos tentang Peradaban Atlantis pertama kali dicetuskan oleh seorang filsafat Yunani kuno bernama Plato (427 – 347 SM) dalam buku Critias dan Timaeus

Dalam buku Timaeus Plato menceritakan bahwa dihadapan selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya,
di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan Atlantis tiba-tiba mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam, tenggelam sama sekali di dasar laut, negara besar yang melampaui peradaban tinggi, lenyap dalam semalam.

Dibagian lain pada buku Critias adalah adik sepupu dari Critias mengisahkan tentang Atlantis. Critias adalah murid dari ahli filsafat Socrates, tiga kali ia menekankan keberadaan Atlantis dalam dialog. Kisahnya berasal dari cerita lisan Joepe yaitu moyang lelaki Critias, sedangkan Joepe juga mendengarnya dari seorang penyair Yunani bernama Solon (639-559 SM).
Solon adalah yang paling bijaksana di antara 7 mahabijak Yunani kuno, suatu kali ketika Solon berkeliling Mesir, dari tempat pemujaan makam leluhur mengetahui legenda Atlantis.

Garis besar kisah pada buku tersebut Ada sebuah daratan raksasa di atas Samudera Atlantik arah barat Laut Tengah yang sangat jauh, yang bangga dengan peradabannya yang menakjubkan. Ia menghasilkan emas dan perak yang tak terhitung banyaknya. Istana dikelilingi oleh tembok emas dan dipagari oleh dinding perak. Dinding tembok dalam istana bertahtakan emas, cemerlang dan megah. Di sana, tingkat perkembangan
peradabannya memukau orang. Memiliki pelabuhan dan kapal dengan perlengkapan yang sempurna, juga ada benda yang bisa membawa orang terbang. Kekuasaannya tidak hanya terbatas di Eropa, bahkan jauh sampai daratan Afrika. Setelah dilanda gempa dahsyat,
tenggelamlah ia ke dasar laut beserta peradabannya, juga hilang dalam ingatan orang-orang.

Jika dibaca dari sepenggal kisah diatas maka kita akan berpikiran bahwa Atlantis merupakan sebuah peradaban yang sangat memukau. Dengan teknologi dan ilmu pengetahuan pada waktu itu sudah menjadikannya sebuah bangsa yang besar dan mempunyai kehidupan yang makmur.
Tapi kemudian saya mempunyai pertanyaan, apakah itu hanya sebuah cerita untuk pengantar tidur pada jamannya Plato atau memang Plato mempunyai bukti2 kuat dan otentik bahwa atlantis itu benar-benar pernah ada dalam kehidupan di bumi ini?

Terdapat beberapa catatan tentang usaha para ilmuwan dan orang-orang dalam pencarian untuk membuktikan bahwa Atlantis itu benar-benar pernah ada.

Menurut perhitungan versi Plato waktu tenggelamnya kerajaan Atlantis, kurang lebih 11.150 tahun yang silam. Plato pernah beberapa kali mengatakan, keadaan kerajaan Atlantis diceritakan turun-temurun. Sama sekali bukan rekaannya sendiri. Plato bahkan pergi ke Mesir minta petunjuk biksu dan rahib terkenal setempat waktu itu. Guru Plato yaitu Socrates ketika membicarakan tentang kerajaan Atlantis juga menekankan, karena hal itu adalah nyata, nilainya jauh lebih kuat dibanding kisah yang direkayasa.

Jika semua yang diutarakan Plato memang benar-benar nyata, maka sejak 12.000 tahun silam, manusia sudah menciptakan peradaban. Namun di manakah kerajaan Atlantis itu? Sejak ribuan tahun silam orang-orang menaruh minat yang sangat besar terhadap hal ini. Hingga abad ke-20 sejak tahun 1960-an, laut Bermuda yang terletak di bagian barat Samudera Atlantik, di kepulauan Bahama, dan laut di sekitar kepulauan Florida pernah berturut-turut diketemukan keajaiban yang menggemparkan dunia.

Suatu hari di tahun 1968, kepulauan Bimini di sekitar Samudera Atlantik di gugusan Pulau Bahama, laut tenang dan bening bagaikan kaca yang terang, tembus pandang hingga ke dasar laut. Beberapa penyelam dalam perjalanan kembali ke kepulauan Bimini, tiba-tiba ada yang menjerit kaget. Di dasar laut ada sebuah jalan besar! Beberapa penyelam secara bersamaan terjun ke bawah, ternyata memang ada sebuah jalan besar membentang tersusun dari batu raksasa. Itu adalah sebuah jalan besar yang dibangun dengan menggunakan batu persegi panjang dan poligon, besar kecilnya batu
dan ketebalan tidak sama, namun penyusunannya sangat rapi, konturnya cemerlang. Apakah ini merupakan jalan posnya kerajaan Atlantis?

Awal tahun ‘70-an disekitar kepulauan Yasuel Samudera Atlantik, sekelompok peneliti telah mengambil inti karang dengan mengebor pada kedalaman 800 meter di dasar laut, atas ungkapan ilmiah, tempat itu memang benar-benar sebuah daratan pada 12.000 tahun silam. Kesimpulan yang ditarik atas dasar teknologi ilmu pengetahuan, begitu mirip seperti yang dilukiskan Plato! Namun, apakah di sini tempat tenggelamnya kerajaan Atlantis?